Arsip Blog

HTC Touch HD T8282

Dibanding para pendahulunya, Touch HD T8282 boleh dikatakan nyaris sepenuhnya mengandalkan sentuhan. Karena itu, desainnya terlihat sangat minimalis. Tombol yang tersisa hanya tombol volume di kiri bodi dan tombol On-Off di atas bodi. “Tombol” Call, Home, Back, dan End Call yang ada di bawah layar sudah dioperasikan memakai sentuhan. Meski sudah memaksimalkan sentuhan untuk pengoperasian peranti, stylus tak bisa dibuang begitu saja. Ini masih dibutuhkan, misalnya untuk menulis tangan atau menggambar sketsa. HTC menyimpan stylus di kanan bodi, siku bawah.

Satu hal yang langsung menyita perhatian kami adalah layar yang terasa super lega. Mungkin karena desain bagian layar yang menyatu dengan bagian tombol di bawah layar. Tapi layar 3.8 inci (plus resolusi layar 800×400) itu sendiri memang paling luas dibanding anggota keluarga Touch lainnya. Tak heran, Touch HD didaulat sebagai kompetitor terdekat iPhone yang layarnya “hanya” 3.5 inci. Read the rest of this entry

HP Touchsmart IQ500

Konsep all-in-one PC (atau komputer yang komponennya menyatu di belakang layar) memang bukan sesuatu yang baru. Jika iseng membuka InfoKomputer edisi lama, Anda akan menemukan pengujian kami terhadap all-in-one PC seperti Apple iMac dan NEC Versa 5000. Namun dari semua PC tersebut, HP Touchsmart IQ500 mungkin adalah yang terkeren. Bukan saja karena dilengkapi fasilitas yang komplit (seperti WiFi, TV Tuner, dan card reader), namun juga karena perangkat ini mendukung layar sentuh. Jadi alih-alih menggunakan keyboard dan mouse untuk mengoperasikan perangkat ini, kita tinggal gerakkan jari di atas layar berukuran 22 inci-nya. Read the rest of this entry

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.